Joni Kurnianto, Anggota DPRD Kabupaten Pati Tiga Periode

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati Dr. (Cand.) H. Joni Kurnianto, S.T., M.M.T. 

Dr. (Cand.) H. Joni Kurnianto, S.T., M.M.T. adalah Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati dan Ketua Partai Demokrat Kabupaten Pati.

Joni Kurnianto menjadi Anggota DPRD Kabupaten Pati selama tiga periode berturut-turut (2009-2014, 2014-2019, dan 2019-2024).

Hebatnya, dalam kurun waktu itu, Joni Kurnianto terpilih sebagai Pimpinan Dewan selama 3 periode di DPRD Kab. Pati.  

Di periode 2009-2014 sebagai Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati. Di periode 2014-2019 sebagai Wakil Ketua III DPRD Kab Pati. Di periode 2019-2024 kembali menjadi Wakil Ketua I DPRD Kab. Pati.

Menariknya, menjadi politisi bukanlah cita-cita awal Joni Kurnianto.

Joni Kurnianto, yang dilahirkan 10 Juni 1973, tidak pernah berpikir menjadi politisi. Cita-citanya sedari kecil adalah menjadi insinyur.
Wakil Ketua I DPRD Kab Pati Joni Kurnianto dan istrinya, Anggota DPRD Jateng Kartina Sukawati kerap berbagi dengan masyarakat.

Cita-citanya kemudian terwujud. Joni Kurnianto adalah Sarjana Teknik (ST) dan Magister Manajemen Teknologi (MMT) lulusan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), perguruan tinggi negeri ternama di Surabaya.

Dengan kemampuannya sebagai ahli teknologi tersebut, tak heran Joni Kurnianto kemudian bisa bekerja di dua perusahaan asing milik Taiwan dan Korea.

Hanya saja, alam raya berkehendak lain. Sekitar tahun 2006, Dr. (Cand.) Hj. Kartina Sukawati SE MM MH (istri Joni Kurnianto) memutuskan maju sebagai Cawabup Pati.  Kartina, yang akrab disapa Bu Ina, maju berpasangan dengan Cabup Pati H. Tasiman SH dalam Pilkada yang digelar Juli 2006. Pasangan ini memenangkan Pilkada Pati dan dilantik sebagai Bupati-Wakil Bupati Pati di September 2006.

Joni Kurnianto kemudian memutuskan total mendampingi istrinya yang memimpin Pati 2006-2011. Ia meninggalkan pekerjaannya sebagai ahli teknologi di perusahaan asing. Joni memang memegang prinsip bahwa kebahagiaan keluarga adalah prioritas pertama dalam kehidupannya.

Baginya, Tuhan sudah menakdirkan ia mendampingi sang istri menjadi Wabup Pati. Joni sangat apresiatif terhadap keberhasilan istrinya memenangkan Pilkada. Dalam pandangan Joni Kurnianto, jabatan Bupati dan Wakil Bupati itu adalah pilihan rakyat dan sebuah kepercayaan dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Ada 1,3 juta lebih penduduk Kabupaten Pati. Hanya ada dua orang yang dipilih sebagai Bupati-Wakil Bupati untuk memimpin Pati.

Joni Kurnianto kemudian memutuskan untuk terjun total di politik praktis sejak 2006. Joni bertekad untuk habis-habisan bertarung di dunia politik.

Wakil Ketua I DPRD Kab Pati Joni Kurnianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

"Jika saya terjun ke suatu tempat atau profesi maka saya berprinsip untuk mati-matian di situ agar saya berhasil," Joni menegaskan.

Keseriusannya untuk berpolitik secara total membuahkan hasil. Pada tahun 2007, Joni Kurnianto dipercaya para kader dan pimpinan pusat untuk memimpin Partai Demokrat Kabupaten Pati.

Joni Kurnianto pun segera tancap gas membesarkan Demokrat Kabupaten Pati.

Kemampuan Joni Kurnianto memimpin Demokrat Pati sangat terbantu dengan kekagumannya pada SBY. Sejak SBY muncul ke masyarakat di awal reformasi, Joni Kurnianto memang sudah mengagumi kecerdasan, kesantunan dan ketenangan SBY sebagai militer dan kemudian politisi. Joni terus mengikuti perjalanan karier SBY hingga menjadi Presiden di 2004.

Bagi Joni Kurnianto, SBY adalah purnawirawan jenderal yang santun dan cerdas. SBY memiliki pola kepemimpinan dengan persiapan luar biasa.

Joni Kurnianto mempelajari seni kepemimpinan SBY. Ia juga selalu berdiskusi tentang ketatanegaraan dengan Kartina. Pembelajaran demi pembelajaran itu semakin mematangkan Joni Kurnianto.

Wakil Ketua I DPRD Kab Pati Joni Kurnianto dan istrinya, Anggota DPRD Jateng Kartina Sukawati bersama warga yang mengikuti lomba mancing. Lomba mancing ini rutin digelar Joni Kurnianto setiap tahun.

Joni adalah politisi yang mengedepankan dialog dan pendekatan hati ke hati, seperti yang diajarkan SBY.

Bagi Joni Kurnianto, dalam politik selalu ada kawan yang abadi untuk sama-sama menuju keberhasilan. Baginya seluruh kader Demokrat Pati adalah keluarga yang harus dijaga. Tidak ada istilah dongkel mendongkel, potong memotong di Demokrat Pati.

Cara kepemimpinan Joni terbukti efektif. Di tangan Joni Kurnianto, Demokrat Pati pada Pemilu 2009 meraih 8 kursi DPRD Kab Pati, naik 100 persen dari 4 kursi di Pemilu 2004.

Di Pemilu 2014 dan Pemilu 2019, Demokrat Pati juga tergolong cemerlang. Di tengah suara nasional Partai Demokrat yang menurun tajam, Demokrat Pati masih mampu mempertahankan 6 kursi DPRD Pati di periode 2014-2019 serta periode 2019-2024.

Ada hal lain yang dilakukan Joni Kurnianto untuk makin menyolidkan Demokrat Pati antara lain menggelar arisan ranting (struktur Demokrat tingkat desa atau kelurahan) setiap bulannya.

Ada 21 kecamatan di Pati dan 406 desa/kelurahan. Artinya ada 21 arisan ranting yang digelar dan wajib diikuti pimpinan ranting di 406 desa/kelurahan se-Kabupaten Pati di kecamatan masing-masing.

Wakil Ketua I DPRD Kab Pati Joni Kurnianto tengah menjaga dan memberikan obat untuk putri sulungnya Sabrina Ramadhian Kurnianto yang sedang opname di RS.

Arisan ranting itu sejatinya cara Joni Kurnianto meningkatkan kekompakan para kader sekaligus menyerap aspirasi masyarakat yang disampaikan para kader. Lewat arisan ranting itu pula para kader di struktur Partai Demokrat se-Kabupaten Pati terjaga baik kesolidan dan militansinya.

Secara pribadi, Joni Kurnianto yang juga maju sebagai Caleg DPRD Kabupaten Pati terpilih tiga kali  berturut-turut sebagai wakil rakyat.

Terkait keberhasilan ini, Joni Kurnianto mengatakan, sejak terpilih sebagai Anggota DPRD Kabupaten Pati, ia langsung turun menyerap aspirasi masyarakat.

Baginya, tidak ada istilah: baru bekerja mendekati rakyat mendekati waktu Pemilu.

Joni menegaskan, Anggota DPRD itu bersumpah ke Allah SWT untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat yang diwakilinya. Sehingga setiap Anggota DPRD tentu wajib memenuhi sumpahnya.

Joni Kurnianto juga dikenal luas sebagai kader Demokrat yang habis-habisan membela Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia termasuk yang berdiri paling depan menolak KLB Ilegal Partai Demokrat di Deliserdang yang tidak mengakui kepemimpinan AHY. Keputusan yang tepat karena pada akhirnya seluruh gugatan pengusung KLB Ilegal, termasuk PK ke MA, ditolak Negara. Skor 18-0 untuk Partai Demokrat yang dipimpin AHY.

CEO Persipa Kabupaten Pati, Joni Kurnianto menerima penghargaan sebagai tokoh pengembang sepakbola daerah paling menjanjikan dari Harian Radar Kudus. 

Joni Kurnianto pun meminta siapa pun kader Demokrat harus bersuara lantang menentang fitnah yang ditujukan pada AHY.

Di luar kesibukannya sebagai politisi, Joni Kurnianto adalah Ketua Umum Persipa Pati. Joni Kurnianto terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Persipa Pati lantaran ia mampu membawa tim sepakbola berjuluk Laskar Saridin itu promosi ke Liga 2.

Joni Kurnianto juga tercatat sebagai Ketua Umum PELTI Kabupaten Pati.

Dua jabatan yang menunjukkan Joni Kurnianto memang penggemar berat olahraga.

Selengkapnya, Joni Kurnianto menjabat sebagai pimpinan di berbagai organisasi, antara lain:

1. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati
2. Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pati
3. Ketua PELTI Kabupaten Pati
4. Ketua Bidang UMKM MPW Pemuda Pancasila Provinsi JawaTengah
5. Pembina Lindu Aji Kabupaten Pati
6. Pembina Indonesia Offroad Federation Kabupaten Pati
7. Pembina Federasi Olahraga Balap Motor Kabupaten Pati
8. CEO Persipa Kabupaten Pati
9. Pembina Komunitas Ojek Pangkalan Kabupaten Pati (KOMPPAK) ***

(Didik L. Pambudi)

Postingan populer dari blog ini

Dr. H. Nanang Samodra, Anggota DPR-RI 4 Periode yang Tenang dan Penuh Data

Kepala BHPP DPP Partai Demokrat Dr. Muhajir: Kami Wajib Memiliki Loyalitas Tanpa Batas

Dormauli Silalahi: Demokrat seperti Rumah Saya